I'm a Lemurian. We have highly advanced technology. I'm proud to be a Lemurian. Let's rise up towards a better country. with the lower ego, understanding others. Samprazan
Home » » Bahaya Pengawet Natrium Benzoat

Bahaya Pengawet Natrium Benzoat

Natrium benzoat adalah salah satu jenis bahan pengawet organik pada makanan, dimana natrium benzoat merupakan garam atau ester dari asam benzoat (C6H5COOH) yang secara komersial dibuat dengan sintesis kimia. Natrium benzoat dikenal juga dengan nama Sodium Benzoat atau Soda Benzoat. Bahan pengawet ini merupakan garam asam Sodium Benzoic, yaitu lemak tidak jenuh ganda yang telah disetujui penggunaannya oleh FDA dan telah digunakan oleh para produsen makanan dan minuman selama lebih dari 80 tahun untuk menekan pertumbuhan mikroorganisme.

 Rumus kimia pengawet natrium benzoat adalah C7H5NaO2 .
       Rumus strukturnya :
       1.      Berupa grabul atau serbuk hablur berwarna putih.
2.   Tidak berbau dan stabil di udara. 
3.      Mudah larut di dalam air.
4.      Sukar larut di dalam etanol dan lebih larut dalam etanol 90%.
Dewasa ini, rasa-rasanya sulit mendapatkan makanan yang tanpa pengawet kimia. Padahal informasi seputar bahaya pengawet sudah sering disampaikan oleh berbagai media massa. Sayang, kesadaran yang kurang membuat peredaran dan penggunaannya masih luas dimasyarakat.

Diantara pengawet yang sering dipakai oleh industri makanan dan minuman adalah Natrium Benzoat, atau biasa disebut juga dengan Sodium Benzoat. Di Indonesia, penggunaan Natrium Benzoat memang dilegalkan. Tapi walaupun demikian, penggunaan yang melebihi batas juga dapat membahayakan kesehatan.

Natrium Benzoat biasa digunakan pada industri minuman seperti minuma isotonik, jus, dan sejenisnya. Bahaya pengawet yang satu ini akan muncul ketika pemakaian / dikonsumsi berlebihan. Seperti apa bahayanya?
  1. Bersifat karsinogenik. Jika terakumulasi dalam tubuh dengan jumlah yang besar maka akan memicu tumbuhnya sel kanker.
  2. Merupakan zat penyebab timbulnya penyakit LUPUS.
  3. Diduga dapat merusak Sel DNA. Sebuah percobaan yang dilakukan pada sel ragi, dimana ia diberikan Natrium Benzoat, hasilnya menunjukkan sel Ragi mengalami kerusakan. Jika hal ini terjadi pada manusia, maka bisa memicu munculnya penyakit degenerasi saraf.
Pertanyaannya sekarang adalah berapa batas aman penggunaan Natrium Benzoat? Berdasarkan keterangan dari International Programme on Chemical Safety pada pemakaian hingga 647-825 mg/kg tidak ada keluhan kesehatan.

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Bahaya pengawet tidak bisa diremehkan, walaupun sudah ada izin resmi dari pihak terkait dan kita tahu batas amannya. Masalahnya adalah kita tidak tau makanan dan minuman apa saja, yang sehari ini kita makan, yang tidak mengandung Natrium Benzoat. Terlebih lagi kita tidak tahu takarannya dalam satu jenis makanan yang kita konsumsi.
 
Share this article :

1 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Education Of Lemurian - All Rights Reserved
Template Modify by Education of Lemurian
Proudly powered by Blogger